Entry: Vanity is My Favorite Sin Wednesday, July 05, 2006



Santo Agustinus (menurut seorang redaktur budaya, and I'm sooooo calling him that!), tadi malam, mendatangiku. Sebelumnya, dia bersiul lirih, "Nari, Nari." Terus masuk ke kamar mandi. Waduh. Agak jarang nih dia bersiul-siul, manggil-manggil lagi. Pasti urusan tulisan.

Keluar dari kamar mandi, aku sempet ngeliat siluetnya di sekitar dispenser Aqua. Siluet itu lalu membesar dan tiba-tiba menjadi semakin nyata di samping pembatas mejaku. Waduh. Apa yang menjadi penyebab kunjungan kehormatan ini ya? (erm..yang ini baru kepikiran sekarang)

Pasti urusan tulisan. And I don't think the verdict is going to be good.

"Pusing. Pusing gue mbaca tulisan elu," ujarnya dramatis; kata-katanya dieret-eret pelan, kepala geleng-geleng, sambil senyum-senyum.

Aku cuman haha-hehe aja, dalam hati; emang gue enggak pusing mbaca tulisan elu?

Dan yang aku bilang: "Aku juga pusing mbaca tulisanmu. Nggak 'dong'."

Dia kembali mengulang vonisnya. "Benar-benar. Pusing. Pusing gue mbaca tulisan elu." Masih bernada dramatis.

Tidak dengan semangat retaliasi sebenarnya, tapi entah bagaimana terasa seperti itu, aku lagi-lagi bilang, "Gue juga pusing mbaca tulisan lu."

Melihat percakapan ini nggak jalan kemana-mana, dia akhirnya berbalik ke mejanya. Tapi, pembelaanku (dalam hati, tentunya), "ermm..ada yang bilang bagus kok."

Ketika berbicara tentang masalah apresiasi, aku kok masih ngerasa it's all worth it walopun yang memberi apresiasi positif cuman satu orang ya? Karena, dari situ bisa ketauan kalo 1)tulisan itu dibaca orang, 2)ada yang suka. Tapi itu mungkin juga masalah review positif atau negatif yang lebih dulu diterima.

Negatif duluan, pasti bakalan sedih. Cuman karena kejadiannya yang diterima positif duluan, jadi yang selanjutnya...nggak masalah.

Tapi (yang ini kayaknya dengan semangat retaliasi beneran), aku juga pusing mbaca tulisanmu kok.

(Harus diakui, dan dengan penuh keirian pula ngakuinnya, tapi tetep tulus, tulisan-tulisanmu yang lain memang waaahhhh kok.)

   1 comments

diamante
July 6, 2006   03:30 PM PDT
 
nar, yang jelas gw nggak pusing baca tulisan lu... dan gw juga nggak pusing baca tolisan si paus biru hehehe... dua-duanya bagus :D (btw, ini tentang sudut pandang kan...?

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments