Entry: Hiatus (Sementara) Friday, July 25, 2008



Rani nanya, "Jadi, gimana aku bisa tahu kabarmu?"

Ya, hopefully sih, lewat medium-medium yang lebih personal dari ini. E-mail atau sms.

Terus si Sal Paradise, yang ternyata juga baru menutup blognya, bilang alasannya, "Bosan." Lalu dilanjutkan dengan asosiasi tentara bersenapan mesin otomatis, sementara dia lebih pengen jadi sniper dengan kata-katanya. Asosiasi yang bagus.

Bosan, iya sih. Itu bagian besarnya.

Sebenarnya aku baru selesai memasang sebuah 'kemajuan' di blog, fitur arsip bulan per bulan itu, yang nggak disediain otomatis sama Blogdrive. Waktu aku mengecek link dengan membuka secara acak, aku seperti mengalami momen pencerahan.

Sayangnya bukan dalam artian yang positif.

Ada pengulangan pola emosi, pola keinginan, pola kecemasan, dan pertanyaan yang (terlalu) sering muncul yang sampai sekarang, hampir semuanya, masih aku rasakan.

It was as if my life has been going nowhere. Dan semuanya terekam di sini. Jadi, seperti layaknya orang ketakutan dengan reaksi panik, aku menonaktifkan blog ini. Walaupun sebenarnya inti masalahnya adalah hidup yang aku pilih untuk jalani.

Di sisi lain, blog jadi medium yang terlalu mudah bagiku untuk 'mengeluh' atau mengekspresikan kecemasan. Dan aku ingin menghilangkan zona nyaman itu. That it was time to toughen up and do something.

Lalu ada Fanintjuh.

"you can always slip into your alter ego char without being held against it.i think its another purpose of a blog,isnt it?"

Yeah, yeah, true.

Tapi aku masih merasa ini bukan tentang alter ego character yang mau aku 'tampilin'. It was just, my life. Yang di mataku sendiri jadi terlalu simpel dan terlalu penuh kata-kata, tapi tak cukup banyak tindakan.

"...besides you hv already broadened your circle of 'friends' that way.isnt that something you always want?" katanya lagi.

Benar sih.

Walaupun dalam jumlah yang terbatas, aku menemukan kenalan dan pekerjaan.  Salah satu kenalan itu, mbak Octopus juga menanyakan apa yang terjadi. Aku memberikan versi pendek dari semua cernaan otak itu. "It's ok, take yr time."

Lalu, Fanintjuh lagi.

Dalam sebuah percakapan maya, "Is there any chance you'll revive your blog? Because it's the only mean you have to communicate with us."

Dan saat dia menanyakan itu, aku sudah setengah memutuskan sebuah tindakan.

Aku sudah punya cukup masalah dengan berkomunikasi sama orang lain. Dan jika cara terbaikku untuk berkomunikasi adalah di sini, kenapa tidak mempertahankannya?

Setelah aku 'menyalakan' kembali blog ini, lewat blog ini, aku menemukan artikel tentang alasan-alasan agar orang tidak mulai menulis blog. Salah satunya, dengan ketikan tebal dan dimiringkan, "You should never blog if you are not interested in communicating."

Cutting myself out from the world, or its people, or just some people that I care about, is not something that I want to be doing. So I think I'm making a quite right decision here.

   3 comments

zen
August 2, 2008   05:04 PM PDT
 
sal paradise-nya jack kerouac, ya? wah wah...
Nari
July 31, 2008   07:21 PM PDT
 
duly noted, ma'am. done.
F
July 28, 2008   03:39 AM PDT
 
...you can start by doing a spring/summer cleaning of your old blog-o-dex list. half of them doesn't even exist anymore =p

oh...and welcome back!

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments