Entry: Pustakawan Fantasi Friday, June 27, 2008



Suatu siang yang terik dan saya berada di boncengan sebuah ojek. Tujuannya, sebuah kantor pengawas lingkungan daerah di mulut terowongan Casablanca.

Dari semua topik yang bisa saya pikirkan ketika berada di boncengan ojek, dari mulai pemanasan global sampai lipstik, Rosemary dan John Cassavettes, gym dan pekerjaan, otak saya memilih berhenti pada...Eric Bana. Entah mengapa.

Baru dari situ pikiran saya mengembangkan cabang-cabangnya dan sampai ke adaptasi film Time Traveller's Wife. Beberapa waktu sebelumnya, saya sempat lihat-lihat di imdb tentang adaptasi film itu dan mengetahui bahwa Bana-lah yang akan berperan jadi si pustakawan bad boy, Henry DeTamble itu.

Cabang yang lain sampai pada beragam imajinasi yang tak akan saya biarkan diketahui oleh ibu saya.

Waktu di gym sesudah liputan dan saya mengejutkan diri sendiri dengan berlari (!) (aktivitas yang tidak saya sukai selama sepuluh, dua belas tahun terakhir) (mungkin lebih tepatnya jogging dengan kecepatan 6 km per jam)(dan cuma selama tiga menit, terus jalan dulu, lanjut tiga menit lagi, tapi, hey, saya lari!), E! lagi memutar acara Victoria's Secret Sexiest.

Untuk kategori Sexiest Actor 2008 ya, ternyata yang mendapat adalah Eric Bana. Dan diputarlah kumpulan klip yang menunjukkan Bana, salah satunya dengan lengan bervolume mengagumkan itu dari sebuah adegan di film Troy. Kaki tetap berlari, tapi darah saya berhenti berlari.

Beneran deh, kalau pustakawan saya seperti itu...uggh.

Dan teringat pertanyaan si Anak Salman akhir pekan lalu, "Jadi, Nar. Elu gadis perpustakaan atau gadis museum?"

Fufufufu, pustakawannya Eric Bana ya...

Kapan siihh Time Traveller's Wife rilis?

   1 comments

zen
June 27, 2008   05:17 PM PDT
 
bagaimana kalo pustakawan di cerita mberto eco? si buta dan tua itu.

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments