Entry: Life List 2 (sedikit modifikasi) Monday, November 26, 2007



(Yang terakhir sebelum mulai ngetik tugas-tugas terbengkalai)

22. Bisa memasak, menjahit, mem-bake kue. Pokoknya ilmu-ilmu domestik yang katanya merupakan bagian dari peran tradisional perempuan itu, aku harus bisa. Bukan masalah kodrat atau sesuatu seklise itu sih, cuma karena kemampuan-kemampuan itu bisa membuat hidup lebih nyaman. Dan itu sebenarnya yang dituju.

Dari sedikit perbincangan dengan Sic:

"Gue juga bisa ke London gara-gara itu lho. Ditulis aja. Nggak nyangka gimana bisa akhirnya kesampean.... Tulisan elu menang sesuatu juga harus ditulis."

Oh iya, ya.

Aku: "Aku pengen menang sesuatu yang bisa nambah tabungan."
Sic: "Ah sebenernya enggak harus gitu juga. Elu menang aja kan elu udah nggak mikir yang lain-lain lagi (apakah kutipanku tepat? Tapi intinya sih itu)."
Aku: "Hhmm..mungkin sih."

Tapi, oke.

23. Tulisanku bisa menang suatu penghargaan positif.

Sic: Gue, ke London kesampean. Kuliah juga jadi. Yang nggak jadi cuma punya kisah cinta yang menyenangkan.
Aku: Berarti nulisnya harus "punya kisah cinta menyenangkan yang berakhir bahagia."
Sic: Iya ya. Kalau cuma menyenangkan aja, buat orang yang masokis kayak gue kan ya jadi nggak berakhir bahagia ya?

Jadi,

24. Punya kisah cinta menyenangkan yang berakhir bahagia. Ini berlaku mulai sekarang. Harapannya sih buat 2008, hehe.

Dan, oh, tentang keinginan get married, have kids, mungkin aku harus nambahin ini: Since I'm a hopeless incurable romantic, I hope to marry for love. There will be movies to watch every night, or every Friday night, yang semuanya berakhir dengan make out session ^_^

Ah, beberapa redaktur sudah muncul buat rapat pagi. Dan aku, harus kembali bekerja..

(ps: Aku tiba-tiba mengerti tentang fenomena chicklit yang meledak itu. Blog ini, sepertinya, sudah mulai senafas dengan chicklit-chicklit itu. Sepertinya tidak bisa dihindari. Kayak ada sebuah proses inisiasi yang membuatku jadi seperti ini, tapi aku lupa kapan dilakukannya dan bagaimana itu bisa merubahku jadi chicklit-ers. Tapi nggak ada yang salah juga kan ya dengan jadi seperti itu?)

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments