Entry: Perawan Monday, November 26, 2007



Membaca tulisannya DHF dan XAR di Kompas Minggu (25/11) lalu tentang (salah satunya) klab Vintage di X2, Plaza Senayan, aku jadi ingat punya cerita sendiri. Kamis malam lalu (22/11) ada acara pesta kostum tahunannya sekolah mode ESMOD di klab yang sama.

Aku dan FI ditugaskan meliput.

Asalnya agak ragu melihat tempatnya, soalnya kok tulisannya Davidoff Launch Party. Tapi setelah ditanya ke door(wo)man-nya ternyata benar, pesta kostumnya juga di situ. Nah, setelah menyebutkan nama media, tangan kita masing-masing dicap kayak di Dufan itu lhoo. Nggak muncul apa-apa di tangannya.

Aku dan FI: Lho kok nggak ada apa-apa mbak
Door(wo)man: *Sejenak memberi tatapan "yaelah..."* Nanti pake ultraviolet keliatan, mbak.
Serempak: Ooooo

Dan pas petugas berseragam safari keamanan mengarahkan batangan lampu UV ke tangan-tangan kami, ada lambangnya lho, bersinar di kegelapan. Wahahah, ketahuan banget kalo kami adalah perawan-perawan gemerlapnya dunia malam Jakarta.

Pas acara-acara utamanya udah selesai, kan terus ada DJ yang mainin lagu-lagu (yang sebenernya amat sangat danceable). Di situlah aku nyadar, oh, oh, oh, ternyata aku kangen banget menari diiringi musik keras gitu. Tapi karena there's nobody I know there, dan udah capek plus ngantuk juga, jadi cepet-cepet pulang. Sampai sekarang, itu nada-nada yang dimainin si DJ masih tetap terekam di kepalaku lho.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments