Entry: Life List (Akan Terus Bertambah) Wednesday, November 21, 2007



(Pengaruh kopi pagi-pagi masiiiihh juga belum habis. Padahal udah pakai dinner segala. Walaupun nggak pakai makan siang sih...)

1. Gara-gara nonton Ellen, dan bintang tamunya ada Kat Von D dari "LA Ink" (sebelumnya dia di serial "Miami Ink"), aku jadi bercita-cita pengen punya tattoo headshotnya Katharine Hepburn deh. Dengan kemampuan artistik Kat Von D dan ragam pilihan pose Kat Hepburn, aku cukup yakin akan berakhir dengan karya seni yang cukup indah. Tapi ditaruh di mana ya? Bentuk badan yang tidak membuat pipi Miss Hepburn jadi mleyat-mleyot gitu...

2. S2, dengan beasiswa, di Eropa, Australia dan/atau Amerika. Belajar Communication Studies, Cultural Studies, Film Studies, Literature Studies, baru terakhir, biar asal dapet S2 di luar negeri, Women Studies.

3. Atau bisa ke Eropa, Amerika (New York terutama, atau kota-kota besar lainnya. Asal jangan daerah Midwest. Atau enggak apa-apa aja dulu, baru nanti menjelajah?), India, Nepal, Asia Tenggara, Rusia, Amerika Selatan, Kuba, ermm..pokoknya semua tujuan-tujuan eksotis di luar negeri deh dengan penugasan kantor. I mean, every single reporters angkatanku kayaknya udah dapat giliran itu deh. Why not me?

4. Punya koran sendiri. Not something big, koran komunitas tapi terpercaya gitu. Agak-agak kayak Uitkrant, kertas, format dan warnanya. Tapi desainnya lebih pop. Agak kayak The Believer. Isinya juga agak mirip-mirip kayak gitu. Hell, I want something like The Believer. Gaya penulisannya nggak boleh yang sok-sok rumit ala Andrea Hirata dengan learning curve-learning curvenya itu. Ringan, tapi penuh kecintaan. Penuh hasrat dari para penulisnya. Tapi nggak boleh cengeng juga. Nulis kejam boleh, tapi you really have to know what you are talking about. Heheh. I think I'm going to be a difficult boss deh.

5. Get married and have kids. Twins preferably.

6. Punya gaji atau income yang membuatku nggak perlu khawatir lagi seumur hidup. Preferably at a young age, di bawah 35 lah. Yang memungkinkan aku punya koleksi Jimmy Choo atau Christian Loubotin, tapi juga punya cukup banyak untuk menyumbang besar ke organisasi penyelamatan satwa, hehe. Dan bisa beli rumah sendiri yang ditata mengikuti buku-buku desain Mama di rumah. Bisa punya koleksi film-film old Hollywood lengkap. Dan koleksi CD yang nyamain repertoarnya Aksara, hehe.

7. (Damn, kenapa baru inget sekarang?) Publish a novel. Sesuatu tentang coming-of-age. Bisa diterima dengan baik oleh kritikus dan pembaca. Sesuatu seperti High Fidelity, yang bisa kayak batu terus bergulir. I aim for Special Topics in Calamity Physics, tapi kemampuanku kayaknya enggak sekuat itu.Tapi pada akhirnya, aku ingin dikenal sebagai seorang penulis.

8. Menulis naskah film yang difilmkan.

9. Hidup dengan memoar dalam kepala.

10. Punya 50 dates a year. Bisa berulang, bisa dengan orang baru.

11. Membaca 50 buku per tahun.

12. Punya toko buku. Online nggak masalah. Tapi lebih pengen yang 'beneran'. Bayangkan 'Championship Vinyl' adalah toko buku. Dan aku, pemiliknya, less bitter tentang toko itu. I love the store, walaupun mungkin sinis ama hidup. Mungkin tampilannya agak konvensional dan sopan kayak toko bukunya Andrew di Gilmore Girls, tapi koleksinya lengkap dan unik. Atau mungkin kayak Shakespeare & Co di Paris. Kalau nggak salah toko terakhir ini punya kategori-kategori lucu dalam mengelompokkan buku-bukunya.

13. Bisa berolahraga secara rutin.

14. Makan lebih sehat.

15. Dress better. Punya signature style. Berkelas dan anggun.

16. Nggak gampang iri sama keberuntungan orang lain. Bisa ikut berbahagia atas keberuntungan yang diterima orang lain.

17. Achieve greatness. Dalam apa? Sebagai penulis, sebagai wartawan (terlepas dari institusi dan desk), dan sebagai manusia dari segi karakter.

18. Bisa berenang. Dan menyelam.

19. Bisa wangi terus seharian.

20. Pengen bisa motret dengan baik. Indah? Errmm, mungkin lebih ke arah unik dan humanis kali ya. Kalau aku menetapkan Safir Makki jadi standar, ketinggian nggak?

21. Bisa berdamai dengan Tuhan? Bukan dalam artian nyuekin juga sih. Tapi gimana ya, aku nggak terpengaruh sama apa yang dia lempar ke aku gitu? Kalau baik ya, oke. Enggak baik juga nggak membuatku jadi kenapa-kenapa gitu.

22. ....ini dulu aja deh kayaknya. Masih work in progress kok.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments