Entry: Hidup 'Normal'? Friday, May 11, 2007



Yang membuat karakter Barbara Covett di 'Notes on a Scandal' itu mengerikan buatku bukan karena dia seorang perawan tua. Oke, mungkin aku sudah harus mempersiapkan diri berbagi hidup dengan seekor kucing pada satu waktu di masa depan nanti. Taaaapiiii, yang membuat Barbara mengerikan, lebih karena dia menjalani hidupnya lewat kehidupan orang lain, yet dia tetep berlaku itu hidupnya dia. Atau itu emang bagian jadi seorang perawan tua?

Mungkin karena nggak banyak yang terjadi di hidupnya sendiri ya, jadi dia begitu intens-nya mengamati dan mengikuti dan ikut menjalani kehidupan orang lain yang diceritain ke dia.  Ini yang aku rasain sedang kejadian sama aku.

I mean, sekarang, aku punya cerita-cerita yang terekam di otak tentang gimana kisah-kisah cinta orang-orang di sekitarku berawal, flirtation yang developing, the complicated issues of relationship atau mungkin malah the complicated issues of ketergantungan? Dan lalu melihat di mana subyek-subyeknya berakhir; daughter, marriage, affair, commitment-less relationship, or just plain 'healthy' relationship. Maksudnya, ini tuh drama-drama hidup dengan segala puncak dan jurang emosionalnya.

Kenapa ya, kok being subjected to those feelings of pain and happiness malah membuatku merasa...gundah? Haus? Tidak kecukupan? Seharusnya, orang yang 'baik' kan ikut merasa bahagia ketika ada cerita bahagia yang dibagi dan turut berempati ketika ada yang curhat cerita sedih. Apakah aku terlalu egois? Atau, apakah aku terlalu intens dan jadi ikut-ikutan terbawa menjalani hidup yang seharusnya bukan milikku?

Entah ya. Kok aku merasa dibandingkan dengan cerita-cerita itu, my life has been pretty empty. Yes, I had my share of emotional low and high, tapi sekarang kok ya rasanya nggak ada apa-apa. Aku harusnya bersyukur kan dengan hidup yang aman-aman saja itu?

Tapi jadinya enggak. Malah cenderung jadi ikut menjalani hidup orang lain. Seharusnya hidup bukan sekedar ketika ada drama kan? Tapi juga ketika arusnya tenaaaaaang banget. Cuma aku jadi bingung harus ngapain ketika arus hidup lagi kayak gini.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments