Entry: Hati-hati Monday, April 30, 2007



Seorang penulis yang pernah aku wawancarai bilang, dalam fiksi, kita bisa melihat sejauh apa we can go. 'Go' dalam artian karakter, tingkah laku, efek dari tingkah laku kita, pokoknya seberapa ekstrim kita bisa berlaku dan konsekuensi seberat apa yang bisa kita terima.

Nah, Minggu malam kemarin nonton 'Notes on a Scandal' yang kualitas bajakannya udah okeeee banget. Singkatnya, seorang guru, lebih tua, closeted lesbian (allegedly), secara nggak sengaja mengetahui rahasia perselingkuhan temen deketnya, seorang guru, lebih muda dengan muridnya yang masih di bawah umur.

Yang membuat aku takut dan berdoa sepanjang film, 'Tuhan, tolong jangan jadikan saya Barbara Covett (tokohnya Judi Dench yang lebih tua, dst, dst).' Aku mungkin belum berada di kelas yang sama seperti Barbara, tapi aku jadi takut dengan kecenderungan yang aku miliki untuk 'grab a popcorn and enjoy the story' ketika ada kisah-kisah romantika kehidupan nyata yang tersebar di sekitarku, along with its ups and downs.

Ada positifnya sih berada di posisi yang diceritain; bisa belajar banyak, mengetes kemampuan diri, etc. Tapi, ini kan yang jadi 'sasana latihan' kehidupannya orang lain. Takutnya, aku nggak bisa lagi ngeliat batasan ini kehidupan punya siapa. Dan ketika aku nggak ngedapetin cerita-cerita itu lagi, kemungkinannya bisa banyak. Mulai dari posesif, menuntut, menghabiskan waktu dengan memikirkan cerita itu, mempertimbangkan segala kemungkinan, dan, yang paling bahaya, jadi bermain-main dengan tanggungan orang lain.

Oke, mungkin aku jadi terlalu dramatis. Tapi, hal yang remeh nggak akan selamanya remeh. Suatu saat, bisa jadi serius. Baca 'Emma' kalau nggak percaya. (Arrgghhh, aku berharap bisa berhenti mengutip buku sebagai referensi dan bersandar pada pengalaman sendiri. Tapi, seperti katanya Deborah Ellis, emang di fiksi kok kita bisa ngeliat sejauh apa kita bisa go.)

Aku cuma ingin berhati-hati. Aku punya kerapuhan-kerapuhan sendiri dengan kondisi pribadi sekarang. Jangan sampai cerita-cerita yang masuk itu jadi malah membuat kecanduan dan justru tambah rapuh.

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments