Entry: Affliction Friday, April 27, 2007



Pernah terbangun dengan sebuah resolusi: aku cuman pengen bahagia hari ini? (Beneran ya, membuka dengan pertanyaan itu emang cara mengawali tulisan paling gampang.) Kenapa ya, sekarang kok aku jadi terbangun dengan pagi-pagi seperti itu terus?

Tapi, pada tengah hari, aku menemukan sebuah kesedihan yang besar banget dan nggak bisa nggak membuatku pengen nangis. Aku, sudah pasti lebih tua dari terakhir kali serangan-serangan seperti ini terjadi dan bisa dibilang lebih bijaksana. Tapi kenapa ya? Kesedihan yang belum aku temuin sumbernya ini kok tiba-tiba datang lagi dan membuatku ngerasa mak-less.

Aku bisa ngenalin beberapa elemen-elemennya yang nggak rasional, kayak this hatred for people yang berlaku biasa-biasa aja dan nggak ada yang salah sebenernya dengan mereka. But I hate them. Dan semua hal aku anggap membuatku merasa kesal.

Rasanya cuman pengen pulang, terus nangis, terus tidur, bangun, terus nangis lagi. Penyebabnya abstrak. Emang terasa seperti kesedihan yang abstrak. Therefore, seharusnya ini kesedihan yang nggak rasional. Tapi apa sih ini yang membuat aku nangis?

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments