PENARI MUNGIL


(Saya bukan seorang penari. Pun sangat jauh dari mungil. Tapi, tahu kan adegan 'Tiny Dancer' di 'Almost Famous'? Sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar..)



Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today


("Tiny Dancer" - Elton John)





"...the quest for transcendence has always been closely linked to the ecstatic release of dancing."
(Resensi RollingStone atas sebuah album pop)

Mr. Darcy: "So what do you recommend, to encourage affection?"
Elizabeth Bennet: "Dancing, even if one's partner is only tolerable."
(Pride & Prejudice, 2005)


perempuan, 1983, lovesick soul, berjalan kaki, belajar menulis, menonton film, ingin keliling dunia, Billie Holliday, Jane Austen, 'Franny and Zooey', cerita pendek F Scott Fitzgerald, lagu-lagu sedih, kecanduan membeli buku second, deretan buku di lemari, berkeliling dengan bis kota, mengepak koper, menari bebas, Vogue, sepatu, bad boys, kopi, kuliner, foto, semua yang vintage, genggaman tangan, pelukan hangat, detil percakapan antara manusia, kegelisahan, kesepian, ruang pencarian, belajar dewasa, museum dan bangunan tua, hari hujan, sinar matahari hangat di hari berangin, airport, stasiun kereta, dan pertanyaan tanpa akhir

YM: isyana_artharini
Email: i.artharini@gmail.com
   

<< July 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, July 04, 2006
I Wish You Love(?)

I wish you bluebirds in the spring
To give your heart a song to sing,
And then a kiss, but more than this,
I wish you love.

And in July a lemonade
To cool you in some leafy glade;
I wish you health, and more than wealth
I wish you love.

My breaking heart and I agree
That you and I could never be,
So with my best ómy very bestó I set you free.

I wish you shelter from the storm,
A cozy fire to keep you warm,
But most of all, when snowflakes fall,
I wish you love

("I Wish You Love" - Words and Music by Charles Trenet)


Tadi malem nonton 'Prime' di VCD dan denger lagu ini. Pertanyaan yang muncul adalah:
if New Yorkers are the most cynical species on
the planet, gimana bisa, saat patah hati,
mereka mengharapkan cinta
untuk pihak berseberangan?

(Versinya Blossom Dearie dari lagu ini kayaknya sering diputer ya buat film-film komedi
romantis bersetting New York? "Kissing Jessica
Stein"?)

(Setelah nge-check, ternyata di "Prime" yang dipasang itu versinya Rachael Yamagata)


Yah, mungkin ini bedanya putus hubungan di dunia nyata dan film. Kerasanya jadi indah,
damai, mellow dengan kadar yang tepat, dan punya soundtrack sendiri, which is...I Wish
You Love. Sementara di dunia nyata..haduh. I Wish You Pain and Suffocation in Hell,
more like it. Love (kalau bisa dateng) mungkin datengnya baru pas berapa tahun berselang
kali.

Tapi aku pengen udah sampe di tahap itu. Tahap yang...buat ego-ku sendiri menandakan
apalagi kalo bukan kedewasaan dan tanda kalau kita udah move on. Kayaknya indah gitu
ada di tahap itu.

(But, why you still have the capability to make me smitten?)

Hmm.

Ah, ya sudahlah, Pak.
I wish you love.

Posted at 08:31 pm by i_artharini

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry