PENARI MUNGIL


(Saya bukan seorang penari. Pun sangat jauh dari mungil. Tapi, tahu kan adegan 'Tiny Dancer' di 'Almost Famous'? Sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar..)



Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today


("Tiny Dancer" - Elton John)





"...the quest for transcendence has always been closely linked to the ecstatic release of dancing."
(Resensi RollingStone atas sebuah album pop)

Mr. Darcy: "So what do you recommend, to encourage affection?"
Elizabeth Bennet: "Dancing, even if one's partner is only tolerable."
(Pride & Prejudice, 2005)


perempuan, 1983, lovesick soul, berjalan kaki, belajar menulis, menonton film, ingin keliling dunia, Billie Holliday, Jane Austen, 'Franny and Zooey', cerita pendek F Scott Fitzgerald, lagu-lagu sedih, kecanduan membeli buku second, deretan buku di lemari, berkeliling dengan bis kota, mengepak koper, menari bebas, Vogue, sepatu, bad boys, kopi, kuliner, foto, semua yang vintage, genggaman tangan, pelukan hangat, detil percakapan antara manusia, kegelisahan, kesepian, ruang pencarian, belajar dewasa, museum dan bangunan tua, hari hujan, sinar matahari hangat di hari berangin, airport, stasiun kereta, dan pertanyaan tanpa akhir

YM: isyana_artharini
Email: i.artharini@gmail.com
   

<< April 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Thursday, April 20, 2006
Sister Back in Town

Can you believe it? Dari Senin, pas Rani sampai Jakarta dari Yogya, sampai Rabu malam kemarin aku pulang kantor, aku belum ketemu sama itu anak. Akhirnya ketemuan baru tadi pagi.

Dan dia dengan sok marahnya nanya, "EH, kamu sadar nggak sih, dari aku pulang kita belum ketemuan?"

"Iya. Sadar. Lha aku pulang selalu disambut dengan semua orang udah pada tidur gitu. Kamu berangkat pagi-pagi banget."

"Lho, kamu kan bisa mbangunin aku pas kamu pulang," katanya. Btw, emang dia nggak grumpy dibangunin malem-malem?

"Ih males. Kamu kan juga bisa mbangunin aku pagi-pagi sebelum berangkat," aku membalas. "Aku kan nunggu kamu yang nyari," tambahku lagi. "Alasanmu apa?"

"Aku juga nunggu dicariin kok," jawabnya.

Hrgghergrhgrhgrghrgh.

Posted at 09:21 pm by i_artharini

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry