PENARI MUNGIL


(Saya bukan seorang penari. Pun sangat jauh dari mungil. Tapi, tahu kan adegan 'Tiny Dancer' di 'Almost Famous'? Sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar..)



Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today


("Tiny Dancer" - Elton John)





"...the quest for transcendence has always been closely linked to the ecstatic release of dancing."
(Resensi RollingStone atas sebuah album pop)

Mr. Darcy: "So what do you recommend, to encourage affection?"
Elizabeth Bennet: "Dancing, even if one's partner is only tolerable."
(Pride & Prejudice, 2005)


perempuan, 1983, lovesick soul, berjalan kaki, belajar menulis, menonton film, ingin keliling dunia, Billie Holliday, Jane Austen, 'Franny and Zooey', cerita pendek F Scott Fitzgerald, lagu-lagu sedih, kecanduan membeli buku second, deretan buku di lemari, berkeliling dengan bis kota, mengepak koper, menari bebas, Vogue, sepatu, bad boys, kopi, kuliner, foto, semua yang vintage, genggaman tangan, pelukan hangat, detil percakapan antara manusia, kegelisahan, kesepian, ruang pencarian, belajar dewasa, museum dan bangunan tua, hari hujan, sinar matahari hangat di hari berangin, airport, stasiun kereta, dan pertanyaan tanpa akhir

YM: isyana_artharini
Email: i.artharini@gmail.com
   

<< February 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, February 21, 2006
Piket Pagi

Piket pagi, resminya mulai jam 09.00. Tapi memulai tugas piket tepat jam 09.00 juga rasanya terlalu pagi. Sementara, aku tadi sampai di kantor jam 07.30. Alasannya; Kalimalang di pagi hari bener-bener such a bitch, padatnya itu lho. Akhirnya ikut bapakku berangkat pagi ke kantor.

Sampai kantor, langsung ke musholla, dan..tidur. Yah, masih ada cukup dua jamlah untuk mengistirahatkan diri. Mana tadi malam juga baru tidur jam setengah dua. Jam 09.00 itu biasanya aku baru bangun..

Jam 10-an akhirnya ketemu beberapa atasan yang pada nanya: "Lho, kamu nginep di kantor?"

Aku rada trauma piket pagi sebenernya. Berbeda dengan malam hari yang ideal buat nge-blog, bermimpi dengan mata terbuka, atau membaca dan ndengerin musik, piket pagi lebih ngerepotin. Kehidupan masih berjalan, dan banyak yang masih harus diawasi.  

Dan, hiihh...ac-nya dingin banget sih.

Terus, bener kan, pas di tengah-tengah ngetik ini, tiba-tiba telpon bunyi. Ikut rapat dulu katanya. Ah, moga-moga nggak dapet tugas 'side-job'..

Posted at 10:24 am by i_artharini

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry