PENARI MUNGIL


(Saya bukan seorang penari. Pun sangat jauh dari mungil. Tapi, tahu kan adegan 'Tiny Dancer' di 'Almost Famous'? Sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar..)



Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today


("Tiny Dancer" - Elton John)





"...the quest for transcendence has always been closely linked to the ecstatic release of dancing."
(Resensi RollingStone atas sebuah album pop)

Mr. Darcy: "So what do you recommend, to encourage affection?"
Elizabeth Bennet: "Dancing, even if one's partner is only tolerable."
(Pride & Prejudice, 2005)


perempuan, 1983, lovesick soul, berjalan kaki, belajar menulis, menonton film, ingin keliling dunia, Billie Holliday, Jane Austen, 'Franny and Zooey', cerita pendek F Scott Fitzgerald, lagu-lagu sedih, kecanduan membeli buku second, deretan buku di lemari, berkeliling dengan bis kota, mengepak koper, menari bebas, Vogue, sepatu, bad boys, kopi, kuliner, foto, semua yang vintage, genggaman tangan, pelukan hangat, detil percakapan antara manusia, kegelisahan, kesepian, ruang pencarian, belajar dewasa, museum dan bangunan tua, hari hujan, sinar matahari hangat di hari berangin, airport, stasiun kereta, dan pertanyaan tanpa akhir

YM: isyana_artharini
Email: i.artharini@gmail.com
   

<< February 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, February 18, 2009
Hot, Hot, Heat

Rabu Trivia.

Saat baru tiba di IMDB, aku langsung melihat pertanyaan ini: "Do you know that Robert Downey Jr. turned down the role in this classic romantic comedy? (Answer)"

Klik.

Jawabannya: yeah, Say Anything aja lho.

Hah, film yang mendasari karir film John Cusack (semua peran yang ia perankan selanjutnya kan hanya variasi dari Lloyd Dobler bukan? Sama kayak...Diane Keaton yang sering memerankan berbagai variasi karakter Annie Hall begitu? Oh is this the fate that would befall Michael Cera?) pernah hampir dimainkan sama Robert Downey? Film yang membuat John Cusack, sampai hari ini, still gets laid on a daily basis itu hampir jatuh ke Robert Downey?

*Lagi membayangkan Robert Downey sebagai the good man that is Lloyd Dobler*

("I gave her my heart and she gave me a pen!")

Ya, nggak masalah juga sih. I love them both.

Anyway.

Tadi malam baru nonton Defiance. Yang seharusnya ditonton serius, aku malah lebih sibuk menghitung pro dan kontra untuk karakter Daniel Craig dan Liev Schreiber. Kadang-kadang juga, Jamie Bell. I can't decide which one's hotter.

Daniel Craig, whoaa, he's the best kisser kayaknya.
Liev Schreiber, hot, in a boring kind of way. Walaupun poin totalnya tiba-tiba naik drastis di akhir film. He's such a DILF!

(DILF= tahu kepanjangan MILF kan? Nah, D-nya for Dad :D)

(satu lagi catatan nggak penting dari Defiance. Waktu melihat karakter Bella, kok kayak ingat, pernah lihat di mana ya? Sampai akhirnya karakter Bella dan Zus-nya Liev ngomong berdua. Hah, ini kan...si Iben Hjejle yang jadi pacarnya John Cusack, Laura, di High Fidelity. Kok jadi suram banget ya wajahnya? Well, okay, dia jadi korban buruan sih..)

Waktu itu Ccr pernah datang ke mejaku dengan pengumuman: "Eh gue barusan nonton The Darjeeling Limited."

"Ah-ha."

"Coba, Nar. Di antara tiga bersaudara itu, lo pilih yang mana?"

"Hmm."

Sejujurnya, pas nonton film itu aku nggak kepikiran sama sekali untuk melakukan apa yang aku lakukan waktu nonton Defiance. Setelah ditanya itu oleh Ccr, baru deh berpikir. Mungkin karena lebih terhanyut sama ceritanya ya?

"Hmm, kayaknya karakter yang adiknya deh. Yang bungsu."

"AH, ITU TUH. Dia tipe cowok pendek yang hot gitu kan?"

Aku bertanya-tanya: emm, emang tipe kayak gitu ada ya? Kok aku nggak pernah dengar?

"Err, bukan itu sih sebenarnya. Kalau si Owen Wilson, terlalu egosentris, terus yang Adrien Brody, karakter istrinya lagi hamil. Kan gue bisa merasa berdosa milih dia. Kalau yang adiknya kan, dia masih terombang-ambing, nggak bisa ngelupain ceweknya, tapi terus engage in a passionate kiss with another woman untuk ngelupain atau kabur atau mulai sesuatu yang baru. Nggak tahu yang dia mau. Emotional mess lah pokoknya. Cowok-cowok yang emosinya berantakan, yang nggak tahu maunya apa, nah that's hot. Dan suka nulis."

Permainan ini juga bisa diterapkan buat tontonan yang sebenarnya cuma biasa-biasa saja, atau malah nggak penting, tapi terpaksa nonton. Kaya apa ya? Oh, Brothers & Sisters.

Adikku suka sekali nonton itu, tapi aku nggak ngerti apa yang membuat dia kecantol. Hamparan emosinya datar, isu-isu yang mereka angkat juga nggak aku anggap penting (walaupun isu yang sama di serial atau tontonan lain bisa membuat aku terpaku), ya mungkin karena aku nggak bersimpati sama satu pun karakternya.

Sally Field sebagai ibu yang diselingkuhi kan seharusnya bisa jadi poin kuat pembangkit simpati, tapi ternyata enggak. Ingatan akan "You loved me, you really really loved me" jadi terlalu mengganggu. I like perky, but I can't take her perkiness.

Lalu Calista Flockhart yang aku sukai di Ally McBeal, ternyata sekarang masih whining soal hal yang sama lagi di Brothers & Sisters. Aku cuma punya kuota buat satu whiny character yang setia aku ikuti, dan sekarang, kuota itu terisi oleh Meredith Grey.

Hmm, Rachel Griffiths. Aku lebih suka waktu dia sinis, mabuk, berpesta dengan dua pelaut sekaligus, dan kena kanker. Aku sudah bersiap-siap suka sama Balthazar Getty, tapi keburu dengar skandal Sienna Miller, haha.

"Iya sih," kata adikku, "mereka kan keluarga kaya yang bisa membuat orang nggak peduli sama masalah mereka."

Atau ya mungkin itu, karakter mereka kaya.

Sampai akhirnya, itu waktu episode apa ya, yang mereka semua berkumpul di akhir, mengelilingi pohon Natal kalau nggak salah. Yang pas adik bungsunya dikasih tenggat waktu agak longgar sebelum balik ke Afghanistan. Nah, baru deh aku ngerti apa daya tarik sebenarnya serial ini.

"To decide which brother is hotter," aku bilang sama adikku.

Dan dia cuma mengangguk-angguk sambil senyum-senyum. "Yeah, yeah," kata dia.

Posted at 10:45 am by i_artharini

Niken
February 20, 2009   09:42 AM PST
 
Cowok pendek yang hot.

I vote for Gael Garcia Bernal.
isyana
February 19, 2009   09:51 PM PST
 
rani, that's MY explanation of why jason schwartzman is the hottest of all three..
rani
February 19, 2009   09:28 PM PST
 
aku miliih kevin aja deh yang gay ituh *i always hv a thing with a gay guy :P kalo si tommy/balthazar kan aku ga enak, istrinya hamil dan bayinya meninggal :D dan si adeknya kan anak kaya yang ga jelas dan ga punya tujuan hidup..
koq penjelasannya agak mirip sama the darjeeling limitednya ccr sih?
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry