PENARI MUNGIL


(Saya bukan seorang penari. Pun sangat jauh dari mungil. Tapi, tahu kan adegan 'Tiny Dancer' di 'Almost Famous'? Sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar..)



Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today


("Tiny Dancer" - Elton John)





"...the quest for transcendence has always been closely linked to the ecstatic release of dancing."
(Resensi RollingStone atas sebuah album pop)

Mr. Darcy: "So what do you recommend, to encourage affection?"
Elizabeth Bennet: "Dancing, even if one's partner is only tolerable."
(Pride & Prejudice, 2005)


perempuan, 1983, lovesick soul, berjalan kaki, belajar menulis, menonton film, ingin keliling dunia, Billie Holliday, Jane Austen, 'Franny and Zooey', cerita pendek F Scott Fitzgerald, lagu-lagu sedih, kecanduan membeli buku second, deretan buku di lemari, berkeliling dengan bis kota, mengepak koper, menari bebas, Vogue, sepatu, bad boys, kopi, kuliner, foto, semua yang vintage, genggaman tangan, pelukan hangat, detil percakapan antara manusia, kegelisahan, kesepian, ruang pencarian, belajar dewasa, museum dan bangunan tua, hari hujan, sinar matahari hangat di hari berangin, airport, stasiun kereta, dan pertanyaan tanpa akhir

YM: isyana_artharini
Email: i.artharini@gmail.com
   

<< June 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Friday, June 27, 2008
Pustakawan Fantasi

Suatu siang yang terik dan saya berada di boncengan sebuah ojek. Tujuannya, sebuah kantor pengawas lingkungan daerah di mulut terowongan Casablanca.

Dari semua topik yang bisa saya pikirkan ketika berada di boncengan ojek, dari mulai pemanasan global sampai lipstik, Rosemary dan John Cassavettes, gym dan pekerjaan, otak saya memilih berhenti pada...Eric Bana. Entah mengapa.

Baru dari situ pikiran saya mengembangkan cabang-cabangnya dan sampai ke adaptasi film Time Traveller's Wife. Beberapa waktu sebelumnya, saya sempat lihat-lihat di imdb tentang adaptasi film itu dan mengetahui bahwa Bana-lah yang akan berperan jadi si pustakawan bad boy, Henry DeTamble itu.

Cabang yang lain sampai pada beragam imajinasi yang tak akan saya biarkan diketahui oleh ibu saya.

Waktu di gym sesudah liputan dan saya mengejutkan diri sendiri dengan berlari (!) (aktivitas yang tidak saya sukai selama sepuluh, dua belas tahun terakhir) (mungkin lebih tepatnya jogging dengan kecepatan 6 km per jam)(dan cuma selama tiga menit, terus jalan dulu, lanjut tiga menit lagi, tapi, hey, saya lari!), E! lagi memutar acara Victoria's Secret Sexiest.

Untuk kategori Sexiest Actor 2008 ya, ternyata yang mendapat adalah Eric Bana. Dan diputarlah kumpulan klip yang menunjukkan Bana, salah satunya dengan lengan bervolume mengagumkan itu dari sebuah adegan di film Troy. Kaki tetap berlari, tapi darah saya berhenti berlari.

Beneran deh, kalau pustakawan saya seperti itu...uggh.

Dan teringat pertanyaan si Anak Salman akhir pekan lalu, "Jadi, Nar. Elu gadis perpustakaan atau gadis museum?"

Fufufufu, pustakawannya Eric Bana ya...

Kapan siihh Time Traveller's Wife rilis?

Posted at 02:34 am by i_artharini

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry