PENARI MUNGIL


(Saya bukan seorang penari. Pun sangat jauh dari mungil. Tapi, tahu kan adegan 'Tiny Dancer' di 'Almost Famous'? Sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar..)



Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today


("Tiny Dancer" - Elton John)





"...the quest for transcendence has always been closely linked to the ecstatic release of dancing."
(Resensi RollingStone atas sebuah album pop)

Mr. Darcy: "So what do you recommend, to encourage affection?"
Elizabeth Bennet: "Dancing, even if one's partner is only tolerable."
(Pride & Prejudice, 2005)


perempuan, 1983, lovesick soul, berjalan kaki, belajar menulis, menonton film, ingin keliling dunia, Billie Holliday, Jane Austen, 'Franny and Zooey', cerita pendek F Scott Fitzgerald, lagu-lagu sedih, kecanduan membeli buku second, deretan buku di lemari, berkeliling dengan bis kota, mengepak koper, menari bebas, Vogue, sepatu, bad boys, kopi, kuliner, foto, semua yang vintage, genggaman tangan, pelukan hangat, detil percakapan antara manusia, kegelisahan, kesepian, ruang pencarian, belajar dewasa, museum dan bangunan tua, hari hujan, sinar matahari hangat di hari berangin, airport, stasiun kereta, dan pertanyaan tanpa akhir

YM: isyana_artharini
Email: i.artharini@gmail.com
   

<< October 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Thursday, October 19, 2006
Pindah

Good things come to those who waits. Or those who cries and whines about it. Apa pun sebabnya, ada sebuah hal baik yang terjadi ke aku. Yes. Aku akhirnya dipindahin dari kompartemen yang emang udah mati tapi nggak ada yang mau ngakuin kalo kompartemen itu sebenarnya sudah mati.

Temen sekompartemen juga ikut dipindah, kerja bareng bos lama kita. Dan keesokannya, SK pindah kompartemen buat si redaktur pun turun. Jadi, secara resmi, nggak ada woro-woro kompartemen itu diilangin, cuman personelnya aja yang pada dipindahin.

Udah 10 hari aku ada di kompartemen baru. Menyenangkan sebenarnya punya sesuatu yang dikerjakan, hal-hal yang harus diberitain, terus kenalan ama isu-isu baru. Tapi kok rasanya nggak se-ekstatik yang aku bayangkan ya? Bukan tentang semua itu sih, tapi rasanya lepas dari sebuah dead-end. Kok...aku nggak langsung ber-yes, yes, yes, yes gitu lho. Mungkin karena statusnya di SK yang cuma 'diperbantukan' ya? Atau karena aku ngerasa, this could be taken away from me any given time, jadi nggak usah berlebihanlah.

Sama kayak kepindahan Denny, perubahan ini "hasn't hit me yet". Atau memang perubahannya nggak se-mencengangkan itu, makanya aku jadi tenang-tenang aja?

Tapi pindah kompartemen di tengah-tengah minggu sempat membuat 'rencana-rencana' jadi berantakan. Gara-gara pas beberapa hari sebelumnya lagi nganggur dan menawarkan diri buat nulis tentang film, terus sekarang jadi ada tugas liputan sendiri, terpaksa tugas sukarela nulis filmnya mundur dulu dan membuat waktu pulang ke rumah jadi pas orang bangun sahur. Terus 'Oliver Twist' yang rencananya udah selesai, paling lambat, Jumat lalu, eh sampe Kamis malem ini belum selesai. Alamat sampe weekend ini baru selesai kali. (Jadi menemukan jawaban kenapa aku bisa mbaca lumayan cepet--buat aku--karena aku, bisa dibilang, nggak ada activity lain. Thank God, I'm out of that situation. Cuman harus menyiasati waktu gimana bisa nyelesein rencana mbaca-mbaca).

Rencana ngambil kursus tapi tetep jalan lah. Walaupun kayaknya pertemuan pertamanya bakal tabrakan ama jadwal liputan. Tapi, gimana pun, aku lega.

Posted at 10:13 pm by i_artharini

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry