PENARI MUNGIL


(Saya bukan seorang penari. Pun sangat jauh dari mungil. Tapi, tahu kan adegan 'Tiny Dancer' di 'Almost Famous'? Sensasi membahagiakan dari adegan itulah yang saya kejar..)



Hold me closer, tiny dancer

Count the headlights on the highway

Lay me down in sheets of linen

You had a busy day, today


("Tiny Dancer" - Elton John)





"...the quest for transcendence has always been closely linked to the ecstatic release of dancing."
(Resensi RollingStone atas sebuah album pop)

Mr. Darcy: "So what do you recommend, to encourage affection?"
Elizabeth Bennet: "Dancing, even if one's partner is only tolerable."
(Pride & Prejudice, 2005)


perempuan, 1983, lovesick soul, berjalan kaki, belajar menulis, menonton film, ingin keliling dunia, Billie Holliday, Jane Austen, 'Franny and Zooey', cerita pendek F Scott Fitzgerald, lagu-lagu sedih, kecanduan membeli buku second, deretan buku di lemari, berkeliling dengan bis kota, mengepak koper, menari bebas, Vogue, sepatu, bad boys, kopi, kuliner, foto, semua yang vintage, genggaman tangan, pelukan hangat, detil percakapan antara manusia, kegelisahan, kesepian, ruang pencarian, belajar dewasa, museum dan bangunan tua, hari hujan, sinar matahari hangat di hari berangin, airport, stasiun kereta, dan pertanyaan tanpa akhir

YM: isyana_artharini
Email: i.artharini@gmail.com
   

<< September 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, September 20, 2006
Barang Bajakan

Rasa kagumku pada para pelaku pembajakan produk media di Indonesia masih belum habis. Contoh, Minggu beberapa hari yang lalu, ke Ambassador. Di luar rencana sebenarnya, karena itu juga habis arisan, dan jalan ama ortuku.

Setelah tahu mau ke Ambassador pun cuma berencana untuk beli Gilmore Girls season 5. And yeah, whatever quirky CD they sell lah.

Obyek pertama, udah kebeli. Terus, iseng-iseng liat tempat jualan CD, tidak benar-benar mengetahui apa yang aku cari atau pengenin sih. Sempet liat Sarah Vaughan, Dinah Washington, dan udah mau memilih salah satu dari mereka sebelum akhirnya melihat bajakannya Patti Smith yang Trampin' di bagian Oldies Jazz Female--yang tepat hanya 'female' dari tiga karakterisasi itu-- Aku lupa kapan tepatnya album ini keluar, tapi kayaknya cukup baru--setelah dicek, 27 April 2004--Tapi Patti Smith bukanlah sesuatu yang aku harapkan ketika mencari-cari di tumpukan jerami. Ini bukan sekedar jarum yang aku temukan.

Patti Smith.
Wooooowwww.

Shirley Manson, vokalis Garbage, di edisi Rolling Stone versi Indonesia tentang 50 Best Performing Artist (SIAPA YANG MINJEM PUNYAKU WOY?) tentang Patti Smith menulis, bahwa dia saat itu berusia 21 tahun saat pertama kali mendengar 'Horses'. Aku lupa, berapa usiaku saat itu? 20, mungkin. Lewat internet radio-nya VH1. Dan kayaknya pas itu Trampin' juga baru keluar, jadi aku membaca beberapa hal tentang Smith di saat bersamaan dan terkagum-kagum.

Ah, me and dramatic women.

Yang ini pasti kebeli deh. Terus sempet nemu juga dua versi double CD live-nya Dave Matthews Band, yang sebenernya udah mau aku beli salah satunya, sebelum iseng-iseng nyari--dan sebenernya nggak berharap nemu-- 'Continuum'-nya John Mayer.

Dan, yerp. Aku menemukannya. Dalam kondisi rekaman yang cukup bagus. Ini ceritanya direkam dari sebuah acara radio di LA, Star FM kalo nggak salah namanya, di mana Mayer memasang seluruh albumnya di segmen radio tersebut, dengan dia ikut menarasikan proses pembuatan tiap lagu. Di rekaman itu dia menyatakan kesadarannya akan acara ini direkam atau albumnya dibocorin di internet, but hey, go ahead, steal away, katanya.

Jadi, sama kayak DVD bajakan dengan kualitas bagus, yang cuman buat screening purposes only, terus di bawahnya ada tulisan 'Property of ...., If shown please contact.....for reporting', nah ini sesekali ada komentar 'You're listening to Star FM. Continuum, out on September 12'.

September 12 cobaaa!

Dan Minggu kemarin itu kan baru 17 September. Gila nggak sih?

Maksudnya, ada yang ngerekam acara itu di LA, terus dicopy dan dikirim ke suatu tempat, China mungkin, terus akhirnya sampai ke Ambassador, Jakarta dalam...ya itung aja acara itu kan nggak mungkin ditayangin tanggal 12nya ya, itunglah....seminggu sebelum tgl 12 lah ya. 12 hari? Tsk, tsk tsk. Dalam dunia pembajakan, aku membayangkan, sudah banyak yang bisa dilakukan dalam waktu dua minggu kurang sedikit.

Kekagumanku sama jaringan ini malah melebihi kekagumanku menemukan bajakannya Patti Smith. Karena, yang resmi aja--aku membayangkan genre-nya dia-- agak menantang untuk dipasarkan, tapi tetep aja dibajak. Hebat, hebat.

Posted at 07:18 pm by i_artharini

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry